3:56 AM
kamar depan,rumah di cijantung
6 Nopember 2009
inginku mungkin bukan inginMu
aku hanya ingin selesai
kamar depan,rumah di cijantung
6 Nopember 2009
inginku mungkin bukan inginMu
aku hanya ingin selesai
Kamar depan, Rumah dicijantung.
4 November 2009
nikmatMu begitu banyak tak terhingga
aku pun merasa seperti tak tahu diri
Bangunku hari ini sedikit lebih awal..tepat sebelum shubuh aku sudah terjaga. Rutinitas bisa dilaksanakan tepat waktu. Setelahnya, kubangunkan adik-adik yang juga ingin melakukan aktivitasnya pagi ini.
Mama juga sudah terbangun beberapa saat setelahku, kemudian Yudho menyusul kubangunkan, kemudian Tasya yang hingga dua kali kubangunkan dan yang terakhir Yudhi.
Pukul enam lewat setelah sarapan bersama Tasya kuputuskan untuk mengantarnya dengan kendaraan ramah lingkungan, sepeda.
Tasya sampai disekolahnya, banyak juga murid sekolah itu yang diantar. Tasya cium tangan kemudian aku balas mengusap kepalanya yang tertutup jilbab.
Sepulang mengantar aku memilih jalur memutar untuk sampai ke rumah. Ku hiruplah udara yang amat segar di komplek ini. hirupanku dalam-dalam. Terasa amat segar.
Aku kembali ke kamar, mengaktifkan komputer Yudhi dan bersentuhan dengan maya.
lagu In My Place kuputar berulang kali hingga saat ini.
Cijantung, 08:13 AM
Kenapa yaa sulit skali mengetik.
Merangkai sebuah huruf menjadi kata yang tersusun membentuk sebuah kalimat dan kemudian terkumpul menjadi sebuah paragraf untuk selanjutnya utuh menjadi sebuah BAB.
Aku tak habis pikir bagaimana lagi caranya memulai.
belum bs bikin apa2 lagi
prioritas utama sudah harus diselesaikan!!
Rumah, 5 October 2009
1:20 AM
Aku slalu percaya kekuatan niat dan pikiran
dan Aku slalu yakin Dia itu Ada dan berkenan
Kemudian ditunjukkanlah jalan dan kemudahan
Aku sangat bersyukur tiap detik yang Engkau anugrahkan
(sekembalinya dari Paris Van Java mengunjungi teman-teman yang termuliakan)
Cijantung, 1 Oktobre 2009
10:31 pm
Bersama Ayi, Roni dan Eka malam ini aku jalan ke graha
Niat ini sebenarnya sudah lama sekali tumbuh
Lalu kemudian setelah kemarin sempat hujan lokal
Eksekusi akhirnya baru bisa dilakukan hari ini
Inginku adalah menyenangkan meski disisi lain adalah sedikit mengecewakan
Mama bisa senang, itu enteng buatku
aku sudah tidak panjang lagi.
Baru tadi jelang pagi aku mendengar kabar tentang gempa yang melanda Sumatera Barat (SumBar). Sepertinya memang gempa yang lebih dahsyat ketimbang gempa ditasikmalaya beberapa yang waktu lalu. Aku cuma bisa berdoa smoga yang diberikan cobaan, musibah atau apapun itu bisa ditingkatkan kualitasnya.
aku jadi teringat tentang tulisan gus mus, berikut kutipan sebagian tulisannya(http://www.gusmus.net/page.php?mod=dinamis&sub=2&id=656):
Waba’du; terlepas dari pendapat-pendapat orang tentang musibah-musibah beruntun yang menimpa negeri ini, sebagai pemilik negeri ini, kita tentu prihatin dan ingin agar musibah-musibah itu berhenti. Kita hargai semua pihak yang -sesuai dengan pendapat dan keyakinannya- melakukan upaya-upaya untuk itu. Mulai dari yang melakukan perbaikan diri; perbaikan kinerja; muhasabah; tobat,; meningkatkan managemen penanganan bencana; hingga ’sekadar’ bersabar dan berdoa. Karena pihak-pihak itu berarti memiliki rasa tahu diri, tawaduk, memikirkan dan berbuat sesuatu untuk negerinya.
Sesungguhnya Allah SWT Yang Maha Mengetahui.
Aku sedang meretas kembali beberapa kenangan masa lalu
Semuanya mengesankan buatku
Kemudian aku bertanya tentang kabar-kabar mereka sekarang ini
Kabarnya pun bervariasi
Aku sedang mengumpulkan spirit via nostalgia
Smoga Yang Maha Mengatur membukakan jalannya..
Akhir kuartal ketiga,30 september 2009
ruang makan.rumah
Rumah.28 sepetember2009
12.45 wib
Hari kesekian di jakarta, badanku hari ini aga2k pegal. kemaren adalah salah satu hari fantastik. diawali pagi bermain futsal bersama teman-teman SMA hingga siang hari. kemudian hunting foto ditaman bunga sore harinya dan diakhir maen maen futsal dan makan ketoprak tengah malam di depok.
Lapangan futsal tempat kita bermain kemarin memang berbeda dengan yang biasa dimakassar. klo biasanya aku bermain dilapangan rumput sintetis, kini di jakarta lapangannya menggunakan lantai kulit kayu.efeknya badan terasa lebih pegal dan letih setelah bermain. belum lagi dengan luas lapangannya yang lebih besar dan penggunaan sepatu dengan tapak yg keras.
tapi aku cukup senang, bisa bertemu dengan teman lama, bernostalgia dan sejenak mempermainkan sikulit bundar.
Tasya sudah bisa bejalan cukup normal. hari ini mungkin aku dirumah seharian karena warung coto mama sudah buka hari ini. jadi aku jaga rumah dan ade.